Padangsidimpuan — Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bagi mahasiswa Tahun 2023, Rabu (19/7/2023). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STAITA Padangsidimpuan dan diikuti oleh seratusan mahasiswa.
Mahasiswa peserta PLP dan KKL akan ditempatkan di 13 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah. Penempatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Kegiatan pembekalan secara resmi dibuka oleh Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan mental, profesionalisme, serta akhlak mahasiswa selama menjalankan PLP dan KKL.
“PLP dan KKL adalah bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa harus mampu menjaga etika, disiplin, dan memberikan kontribusi positif di lokasi penugasan,” ujar H. Partahian.
Ketua Panitia kegiatan, Helmi Rostiana Dasopang, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAITA Padangsidimpuan, menyampaikan bahwa pembekalan ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa secara akademik dan teknis sebelum terjun ke lapangan.
Materi pembekalan PLP disampaikan oleh Nuriyanti Siregar, M.A., dengan fokus pada kesiapan pedagogik, etika profesi guru, serta adaptasi mahasiswa di lingkungan sekolah. Sementara itu, pembekalan KKL disampaikan oleh Agus Anwar Pahutar, S.H.I., M.H., yang menekankan peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, kerja sama tim, dan tanggung jawab sosial.
Melalui kegiatan pembekalan ini, STAITA Padangsidimpuan berharap mahasiswa mampu melaksanakan PLP dan KKL dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi lembaga pendidikan dan masyarakat di lokasi penempatan.
