Padangsidimpuan — Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan melaksanakan Ujian Komprehensif bagi mahasiswa tingkat akhir, Sabtu (7/1/2023). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus STAITA Padangsidimpuan dan diikuti oleh 80 mahasiswa.
Ujian komprehensif ini merupakan salah satu syarat akademik yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum menyelesaikan studi. Adapun materi yang diujikan meliputi Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam, yang bertujuan untuk mengukur penguasaan mahasiswa terhadap kompetensi keilmuan dan keislaman secara menyeluruh.
Ketua Panitia Ujian Komprehensif, Nursopayanti, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), menyampaikan bahwa ujian ini dirancang untuk menilai kesiapan akademik mahasiswa dalam menghadapi tahap akhir perkuliahan.
Kegiatan ujian secara resmi dibuka oleh Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya ujian komprehensif sebagai bentuk evaluasi akhir terhadap capaian pembelajaran mahasiswa selama menempuh pendidikan di STAITA.
“Ujian komprehensif bukan hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kedalaman pemahaman keislaman dan kesiapan mahasiswa untuk terjun ke masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian komprehensif berjalan dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, STAITA Padangsidimpuan berharap mahasiswa dapat menunjukkan kompetensi terbaiknya serta siap melanjutkan ke tahap penyusunan dan ujian skripsi.
