Padangsidimpuan — Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan menjalin kerja sama kelembagaan dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERTINU) Padangsidimpuan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Kamis (22/6/2023). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Administrasi STAITA Padangsidimpuan.
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga. Dari pihak STAITA hadir Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I., Wakil Ketua I Bidang Pendidikan dan Lembaga, Nuriyanti Siregar, M.A., serta Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Agus Anwar Pahutar, S.H.I., M.H. Sementara dari pihak PERTINU hadir Ketua PERTINU Padangsidimpuan, H. M. Amin Hasibuan, M.A., bersama para wakil ketua.
Kerja sama ini mencakup penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan fokus utama pada bidang penelitian, di samping pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui MoU ini, kedua lembaga sepakat untuk saling mendukung dalam pengembangan riset, publikasi ilmiah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kerja sama dengan PERTINU merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan penelitian-penelitian yang aplikatif dan bermanfaat bagi pengembangan pendidikan Islam dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PERTINU Padangsidimpuan, H. M. Amin Hasibuan, M.A., menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan PERTINU untuk bersinergi dengan STAITA dalam berbagai kegiatan akademik, khususnya riset dan pengembangan pendidikan.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari implementasi program-program kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan STAITA Padangsidimpuan dan PERTINU Padangsidimpuan.
