Padangsidimpuan — Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan melaksanakan Sidang Munaqasyah sebagai tahapan akhir penyelesaian studi mahasiswa, pada 29–30 Januari 2023. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus STAITA Padangsidimpuan dan diikuti oleh 93 mahasiswa.
Sidang munaqasyah ini menjadi forum akademik untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan karya ilmiah skripsi, sekaligus menilai penguasaan metodologi penelitian dan keilmuan sesuai bidang studinya. Pelaksanaan sidang dilakukan secara terjadwal dan tertib sesuai ketentuan akademik yang berlaku di STAITA.
Ketua Panitia Sidang Munaqasyah, Nursopayanti, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan matang guna menjamin kelancaran dan kualitas proses ujian.
“Sidang munaqasyah ini merupakan puncak dari proses akademik mahasiswa. Melalui sidang ini diharapkan mahasiswa mampu menunjukkan kedewasaan berpikir, penguasaan keilmuan, dan tanggung jawab akademik,” ujarnya.
Pelaksanaan sidang munaqasyah berjalan dengan lancar dan kondusif. Melalui kegiatan ini, STAITA Padangsidimpuan berharap para mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu serta siap melangkah ke tahap wisuda dan pengabdian di tengah masyarakat.
