Padangsidimpuan – Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan kembali menggelar Wisuda Sarjana ke-37 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh khidmat, serta dihadiri oleh ratusan tamu undangan, termasuk orang tua dan keluarga wisudawan.
Acara wisuda tersebut turut dihadiri oleh Koopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi STAITA Padangsidimpuan dalam mencetak lulusan yang berintegritas, berakhlak, dan berdaya saing di tengah masyarakat. Hadir pula Ketua Yayasan STAITA Padangsidimpuan, Dra. Hj. Salmawati Hasibuan, Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I, serta seluruh civitas akademika STAITA Padangsidimpuan yang turut menyukseskan pelaksanaan wisuda.
Pada wisuda ke-37 ini, sebanyak 109 mahasiswa secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Sarjana Pendidikan dengan Prodi Pendidikan Agama Islam STAITA. Suasana haru dan kebanggaan tampak jelas dari para wisudawan dan orang tua yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Dalam kesempatan yang sama, pihak kampus juga memberikan penghargaan kepada tiga mahasiswa terbaik, yaitu Siti Aisyah Tanjung, Robiahtul Adawiyah Daulay, dan Yulia Ardani Sihotang, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan dedikasi selama menempuh pendidikan.
Selain itu, penghargaan Dosen Terfavorit diberikan kepada H. Partahian, Lc., M.Pd.I, atas dedikasi, keteladanan, dan kontribusinya dalam proses pembelajaran serta pengembangan akademik di lingkungan STAITA Padangsidimpuan. Dengan terselenggaranya wisuda ke-37 ini, STAITA Padangsidimpuan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan agama.
Humas STAITA

Alhamdulillah terimakasih untuk semua undangan yang turut melancarkan acara sidang senat terbuka dalam rangka wisuda ke 37, juga kepada para dosen kami tercinta yang sudah sabar dalam menemani kami dalam setiap prosesnya, saya berasal dari keluarga sederhana, rumah tua dan desa kecil yang banyak cerita, saya tidak terburu-buru untuk bersaing dengan siapa pun, saya hanya ingin mengubah alur cerita dan melawan pertempuran yang tidak pernah dimenangkan oleh orang tua, terimakasih kampus ku tercinta❤️
MasyaAllah❤️ sukses selalu kepada seluruh para wisudawan dan wisudawati STAITA 2026. Jaya selalu !