Padangsidimpuan — Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padangsidimpuan menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tapanuli Selatan dalam bidang pendidikan Islam, khususnya Pendidikan Kader Ulama. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Administrasi STAITA Padangsidimpuan, Minggu (4/9/2022).
Kerja sama ini ditandai dengan pertemuan resmi antara pimpinan kedua lembaga. Dari pihak MUI Tapanuli Selatan hadir Ketua MUI Tapanuli Selatan, KH Ahmad Ghozali Siregar, didampingi Sekretaris MUI, Hendri Harahap, M.Pd.I., serta para ketua bidang di lingkungan MUI. Sementara dari pihak STAITA hadir Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I., bersama Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Agus Anwar Pahutar, S.H.I., M.H.
Ketua STAITA Padangsidimpuan, H. Partahian, Lc., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam menyiapkan kader ulama yang berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan umat di tengah dinamika masyarakat.
“Melalui Pendidikan Kader Ulama, STAITA dan MUI berharap dapat melahirkan generasi ulama yang memiliki kedalaman ilmu keislaman sekaligus kepekaan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Tapanuli Selatan, KH Ahmad Ghozali Siregar, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai STAITA sebagai mitra yang tepat dalam pengembangan pendidikan kader ulama di daerah. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan tinggi Islam dan MUI sangat penting untuk menjaga kualitas dakwah dan pemahaman keagamaan umat.
Kerja sama Pendidikan Kader Ulama ini diharapkan dapat segera direalisasikan dalam bentuk program-program konkret, seperti pelatihan, pembinaan, dan penguatan kompetensi keulamaan, guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Islam di Tapanuli Selatan.
